Web Analytics Made Easy - Statcounter
     
 
20 April 2009
Bank Sri Partha Ganti Nama Bank Andara
“Bisnis bank wholesale dengan fokus pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro“

Jakarta, Senin, 20 April 2009 – Hari ini salah satu perusahaan perbankan yang bergerak dalam pembiayaan lembaga keuangan mikro di Indonesia meluncurkan nama baru menjadi Bank Andara dari sebelumnya bernama PT Bank Sri Partha (BSP).

Adapun ke empat investor baru tersebut adalah: Mercy Corps International (MCI), International Finance Corporation (IFC), The Hivos-Triodos Fund (HTF), dan Catholic Organizations for Relief and Development Aid (Cordaid).
Read More

 
 
 
Mata Uang
Nilai
Kurs Jual
Kurs Beli
 
USD
1.00
10,934.00
10,826.00
 
EUR
1.00
14,487.55
14,340.12
 
GBP
1.00
16,280.73
16,115.58
 
JPY
100.00
11,080.26
10,969.70
 
SGD
1.00
7,277.69
7,198.62
 
AUD
1.00
7,848.43
7,768.74
 
           
   

Visi Bank Andara
Menjadi pionir mitra keuangan utama bagi sektor keuangan mikro Indonesia, mengembangkan inovasi dan jangkauan luas bagi mereka yang kurang mendapatkan akses jasa keuangan.

Tujuan utama operasional Bank Andara adalah untuk:

Meningkatkan akses lembaga keuangan mikro kepada produk dan jasa keuangan dalam skala luas.

Memadukan teknologi dengan best practice internasional untuk memperluas jasa keuangan yang dapat tersedia oleh LKM.

Memfasilitasi aliran pendanaan yang lebih efisien kepada LKM Indonesia.
Menyediakan landasan kerjasama perbankan komersial untuk mengembangkan sektor keuangan mikro.

Melaksanakan operasional secara sepenuhnya transparan dan kolaboratif untuk membangun kinerja LKM dan meningkatkan kepercayaan pemodal dan masyarakat terhadap sektor ini.

Menciptakan suatu lembaga keuangan yang inovatif dan menguntungkan dengan risk profile yang solid dan stabil.

Pada akhirnya akan meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan usaha kecil dan mikro di seluruh Indonesia pada skala yang luas, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan.


Misi Bank Andara

Tujuan utama Bank Andara ada dua, yaitu:

Sebagai katalisator untuk mencapai jangkauan yang lebih luas kepada jutaan penduduk Indonesia yang kurang memiliki akses kepada sektor keuangan dengan cara menyediakan produk dan jasa keuangan inovatif kepada dan melalui lembaga keuangan mikro.

Untuk memaksimalkan nilai investasi pemegang saham, selain juga menciptakan sebuah lembaga keuangan yang permanen dan menguntungkan.